Tips and trick

Speedy Susah Upload

Saya baru  2 bulan berlangganan speedy dengan kondisi waktu itu untuk Download kecepatan-nya lumayan, dari pada menngunakan ISP lain dengan harga yang sama, tapi celakanya waktu itu ngga bisa upload, jangankan upload puluhan mega satu kilo juga ngga bisa, baik pake attecment mail, ataupun upload via FTP, SSH semuanya ngga bisa,

Penasaran  juga kenapa bisa gini, ternyata setelah cari-cari informasi katanya ada yang harus di set manual pada setingan MTU (Packet Size) ataupun RWIN (Receive Window), lantas berapa nilai yang cocok untuk Speedy ? ada yang meyarankan untuk nilai MTU 1492.

Kalo saya MTU pake  1492 dan RWIN = 30492 udah di uji coba semua berjalan lancar dengan Modem ADSL Diset Sebagai Bridge. ini untuk speedy wilayah kabupaten bandung, untuk wilayah yang lain saya juga kurang tahu, karena katanya setiap nilai RWIN dan MTU untuk setiap wilayah berbeda. untuk mencari MTU dan RWIN mungkin bisa mengunakan cara ini :

1. MTU Ping Test

2. TCP/IP Analyzer

Selamat mencoba…!


Install DNS Server di Windows XP

DNS Merupakan suatu servis yang melayani permintahan untuk menerjemahkan/konversi Nama Domain menjadi IP adress, dengan adanya DNS ini kita tidak perlu repot – repot untuk menghapalkan IP.  DNS diperlukan apabila kita terkoneksi ke internet dan untuk membuat DNS Server biasanya kita harus mengunakan sistem operasi yang berbasis server seperti WINDOWS 2000 atau 2003 Server untuk yang berbasis windows. Sedangkan kalau linux hampir seluruhnya bisa djadikan DNS Server.

Kecepatan pengaksesan untuk mengetahui IP dari suatu domain biasanya tergantung dari lokasi DNS server yang kita set pada bagian network interface di komputer kita, jika seandainya lokasi DNS tersebut diluar network kita maka kemungkinan akan menjadi relatif lama dan sebaliknya jika DNS server berada pada satu network mungkin proses untuk menerjemahkan Domain ke IP akan menjadi lebih cepat karena DSN server yang menanganinya berada pada satu network.

Contoh kecil mungkin anda pernah menggunakan speedy atau ISP yang lain, mungkin pernah mengalami koneksi gagal karena tidak bisa menemukan IP dari suatu Domain (cirinya pada status bar tertulis status Looking Up….. ) itu karena kegagalan DNS Server untuk menjawab permohonan konversi IP dari client nya, hal ini penyebabnya bisa banyakhal seperti Server sibuk, jaringan padat atau mungkin server tidak stabil.

Permasalahannya adalah bagai mana kalo kita ingin membuat server DNS sendiri tetapi kita tidak punya Sistem operasi untuk Server. DNS Server pada dasarnya bisa juga di install di Sistem operasi windows XP.  Pada kesempatan ini saya akan membahas bagaimana membuat DNS Server di Windows XP, Berikut langkah – langkahnya.

1. Download software DNS(yang saya gunakan adalah BIND 9.5) di http://mirrors.24-7-solutions.net/pub/isc/bind.99/9.5.0/BIND9.5.0.zip Atau anda bida mencarinya di http://www.bind9.net/download Exstrak hasil download-nya

2. panggil BINDInstall di lokasi tempat anda mengextrak tadi, Tampilannya akan terlihat seperti dibawah ini

Tampilan Bind Instalal

Gambar 1. Tampilan Bind Instalal

Pada target Direktory usahakan jangan simpan pada Polder Default (C:\Windows\System32) karena terkait dengan security local windows kecuali anda sudah paham,  pada contoh ini saya menngunakan lokasi c:\named,  pada Option Pastikan CEKList Automatic Start up dan Keep Config File after Uninstall. Tunggu sampai muncul “BIND Installation completed successfully” dan tekan OK.

3. Langkah Selanjutnya adalah mengkonfigurasi Bind yaitu membuat file named.conf dan  dan zona localhost.

i) Buat File named.conf, berikut isi dari named.conf

options {
directory “C:\named\etc”;
allow-transfer { none; };
recursion yes;
allow-recursion {192.168.0.0/24;};
};

zone “.” IN {
type hint;
file “db.root.hint.txt”;
};

zone “localhost” IN {
type master;
file “master.localhost”;
allow-update { none; };
};

zone “0.0.127.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “localhost.rev”;
allow-update { none; };
};

ii) Buat file master.localhost, berikut isi dari file master.localhost

;
; loopback/localhost zone file
;
$TTL 1D
$ORIGIN localhost.
@              IN  SOA   @  root (
1   ; Serial
8H  ; Refresh
15M ; Retry
1W  ; Expire
1D) ; Minimum TTL
IN   NS   @
IN   A    127.0.0.1

iii) Buat File localhost.rev, berikut isi dari file localhost.rev

;
; reverse pointers for localhost
;
$TTL 1D
$ORIGIN 0.0.127.in-addr.arpa.
@    IN   SOA  localhost. root.localhost. (
1    ; serial
8H   ; refresh
15M  ; retry
1W   ; expire
1D ) ; minimum
IN   NS   localhost.
1    IN   PTR  localhost.

iv) Buka Command prompt (CMD), Click START -> RUN Ketik CMD dan Tekan Tombol OK

masukan perintah berikut :

c:\named\bin\dig NS . @m.root-servers.net > C:\named\etc\db.root.hint.txt tekan enter

coba anda periksa file C:\named\etc\db.root.hint.txt hasilnya kira kira akan seperti ini :

; <<>> DiG 9.5.0 <<>> NS . @m.root-servers.net
;; global options:  printcmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 1475
;; flags: qr aa rd; QUERY: 1, ANSWER: 13, AUTHORITY: 0, ADDITIONAL: 15
;; WARNING: recursion requested but not available

;; QUESTION SECTION:
;.                IN    NS

;; ANSWER SECTION:
.            518400    IN    NS    L.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    G.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    E.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    M.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    B.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    K.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    J.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    D.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    H.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    I.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    C.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    A.ROOT-SERVERS.NET.
.            518400    IN    NS    F.ROOT-SERVERS.NET.

;; ADDITIONAL SECTION:
A.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    198.41.0.4
B.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    192.228.79.201
C.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    192.33.4.12
D.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    128.8.10.90
E.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    192.203.230.10
F.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    192.5.5.241
G.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    192.112.36.4
H.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    128.63.2.53
I.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    192.36.148.17
J.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    192.58.128.30
K.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    193.0.14.129
L.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    199.7.83.42
M.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    A    202.12.27.33
A.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    AAAA    2001:503:ba3e::2:30
F.ROOT-SERVERS.NET.    3600000    IN    AAAA    2001:500:2f::f

;; Query time: 296 msec
;; SERVER: 202.12.27.33#53(202.12.27.33)
;; WHEN: Tue Sep 30 13:48:04 2008
;; MSG SIZE  rcvd: 492

Jika tidak copykan saja semua configurasi di atas ke file C:\named\etc\db.root.hint.txt

4. Setting RNDC-KEY

untuk membuatnya lakukan langkah berikut :

i) Buka command prompt, masuk ke direktory c:\named\bin dan ketik perintah berikut :

rndc-confgen -a tekan [enter]
rndc-confgen > c:\named\etc\rndc.conf tekan [enter]

ii) tutup command prompt dan buka file c:\named\etc\rndc.conf dan  file c:\named\etc\named.conf di notepad

pada file rndc.conf COPY-kan atau CUT dimulai dari baris yang tulisannya

# Use with the following in named.conf, adjusting the allow list as needed:

sampai akhir baris

iii) Paste-kan di file named.conf pada akhir baris dan hapus karekter # pada setiap baris perintah kecuali pada baris keterangan

sehingga hasilnya pada file named.conf kira kira akan seperti ini :

options {
directory “C:\named\etc”;
allow-transfer { none; };
recursion yes;
allow-recursion {192.168.0.0/24;};
};

zone “.” IN {

type hint;
file “db.root.hint.txt”;

};

zone “localhost” IN {
type master;
file “master.localhost”;
allow-update { none; };
};

zone “0.0.127.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “localhost.rev”;
allow-update { none; };
};

key “rndc-key” {
algorithm hmac-md5;
secret “3Jn+TPvYo0BxcQwYvJwb+w==”;
};

controls {
inet 127.0.0.1 port 953
allow { 127.0.0.1; } keys { “rndc-key”; };
};

5. Menjalankan DNS Server

i) Start -> Progam Files -> Administrative Tools -> Services

ii) Cari “ISC Bind” service, Click Kanan dan pilih start.

iii) Jika Terjadi Kesalahan Coba lihat permasalahan apa, di  Administrative Tools -> Event Viewer.

6. Setting DNS Client

Untuk menset di sisi client dilakukan pada bagian network interface seperti gambar dibawah :

Netowork Interface

Gambar 2. Netowork Interface

Pada Bagian Preferred DNS Server masukan IP Komputer dimana anda menginstall DNS Server tadi (BIND)

dan untuk menguji coba panggil Command Prompt Masuk ke C:\named\bin dan panggil perintah dig misal :

dig google.com

jika hasilnya seperti dibawah ini maka DNS Server telah sukses dijalankan.

C:\named\bin>dig google.com
; <<>> DiG 9.5.0 <<>> google.com
;; global options:  printcmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 834
;; flags: qr rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 3, AUTHORITY: 4, ADDITIONAL: 0

;; QUESTION SECTION:
;google.com.                    IN      A

;; ANSWER SECTION:
google.com.             300     IN      A       209.85.171.99
google.com.             300     IN      A       64.233.187.99
google.com.             300     IN      A       72.14.207.99

;; AUTHORITY SECTION:
google.com.             345600  IN      NS      ns2.google.com.
google.com.             345600  IN      NS      ns4.google.com.
google.com.             345600  IN      NS      ns1.google.com.
google.com.             345600  IN      NS      ns3.google.com.

;; Query time: 156 msec
;; SERVER: 192.168.0.2#53(192.168.0.2)
;; WHEN: Tue Sep 30 17:35:59 2008
;; MSG SIZE  rcvd: 148


Pipa Radiator Bocor

Pada saat saya lagi tour of duty kira kira bulan july 2008, tiba tiba di perjalanan mobil kesayangan mengeluarkan asep di cap mesin, wah.. ada apa nih cek temperatur aga naik dikit, saya cuek aja sampai asap yang keluar semakin besar dan temperatur udah lebih dari setengah, bisa bahaya kalo ginih, saya berhenti di pingir jalan dan buka cup mesin dan air radiator menyembur dari sela sela pipa sampai habis kering kerontang.

Lokasi Pipa Radiator Bocor

Lokasi Pipa Radiator Bocor

Saya diamkan dulu sampai dingin dan setelah di cek ternyata ada kebocoran pipa radiator pas deket ke mesin lobangnya kira-kira sebesar ujung ballpoint.  setelah tanya ke bengkel terdekat ternyata harus diganti pipanya, wah ribet juga bisa lama nih…., trus saya coba hubungi service center bengkel hyundai (mobilku hyundai sonata) dan mereka menyarankan agar pass lubang yang bolong di-skrup aja pake baut kecil yang ujungnya tajem dan habis diskrup balut pake lem besi arradit, tampa tunggu lama lama saya nyari lem dan baut, tak terlalu susah karena deket toko material bahan bangunan, dan saya lakukan sesui intruksi tadi, dan diemkin sekitar stengah jam, lalu isi lagi air radiator sampai penuh, nyalakan mesin dan alhamdullialah tidak ada semburan air lagi….,  sampai kisah ini ditulis aman aman aja, tidak terjadi kebocoran lagi…, bagi anda yang suka bepergian jauh tidak salah juga rasanya kalo anda siap sedia  baut kecil dan lem aradith siapa tau anda mengalami seperti yang saya ceritakan diatas..


Lima Langkah Hack Password Joomla 1.5.5

1. masukan url “index.php?option=com_user&view=reset&layout=confirm” ke domain target misal http://domain_target.com/index.php?option=com_user&view=reset&layout=confirm
2. Masukan karakter petik tunggal [ ' ] pada field token kemudian enter
3. Masukan password admin yang baru
4. Kemudian login di login page nya => http://domain_target.com/administrator
5. Login dengan menggunakan password yang telah kita masukan sebelumnya

saran : segera update jomla menngunakan versi terbaru (1.5.6 atau yang lebih baru jika sudah ada)


Tip Membeli Mobil Bekas

Harga mobil bekas sekarang ini memang sangat terjangkau mulai dari harga 15 jutaan sampai 100 jutaan, dan sangat banyak pilihan mulai dari mobil jepang, Eropa dan USA. tergantung minat dan selera. apakah mau mobil sedan, SUV, VAN dan lain-lain.
sebelum anda putuskan untuk membeli mobil bekas ada baikya ektra hati-hati dalam mengambil keputusan jangan sampai menyesai kemudian hari, berikut langkah – langkah untuk membeli mobil bekas :

1. Tentukan jenis mobil yang anda minati, cari informasinya tentang mobil tersebut seperti Fitur-fitur aslinya, ketersediaan Spare Part, Bengkel dan layanannya serta yang tak kalah penting adalah range harga bekasnya, anda bisa cari di internet, tabloid, koran atau nanya ketemen. Sampai anda paham betul seluk beluk tentang mobil yang anda inginkan tersebut

2. Apa bila sudah final coba anda kunjungi beberapa showroom mobil bekas atau bursa mobil bekas, tanya ke penjual tentang mobil tersebut, usahakan anda jangan terjebak oleh sipenjual dan jangan percaya seratus persen mengenai omongan sipenjual tersebut (karena kebanyakan sipenjual adalah calo).

3. Renungkan apa yang telah anda lakukan dan putuskan anda mau beli mobil dimana

4. Jika sudah ok, lanjutkan Cek Fisik Kendaraan usahakan harus sama yang ahli jika tidak ada, bawa ke bengkel resmi untuk cek fisik, bisanya kalau mobil kondisinya ok maka penjualpun akan setuju untuk pengecekan tersebut jika tidak berarti ada yang tidak beres dengan mobil tersebut.

5. Langkah selanjutnya lakukan Tesdrive dijalanan dengan variasi kecepatan dan posisi gear.

6. Jika Semuanya OK, lakukan pengecekan surat-surat, nomor mesin, nomor rangka dan warna mobil harus sama dengan yang tertera disurat-surat.

7. Jika Transaksi jadi dilakukan, minta selalu surat jual beli dilengkapi dengan keterangan kondisi mobil saat itu dan dilengkapi materai dan jangan lupa minta fotocopy KTP sipenjual/owner sebelumnya.

Selamat berburu mobil bekas

1 Comment more...

Copyright © 1996-2010 Herwanto Blog. All rights reserved.
iDream theme by Templates Next | Powered by WordPress